Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Pantai Balekambang Malang - Ulasan, Rute, Harga Tiket, Event & Tips Berwisata

Pantai Balekambang Malang - Ulasan, Rute, Harga Tiket, & Tips Berwisata
Gambar/Photo Pantai Balekambang Malang - © IDNTimes.com
Wisata Pantai Malang - Ada banyak destinasi wisata pantai di Malang, salah satunya adalah pantai Balekambang yang tak kalah mempesonanya jika dibandingkan dengan pantai-pantai di Bali. 

Pantainya masih bersih dan terdapat kelebihan lainnya, yakni jumlah pengunjungnya yang tidak seramai pantai-pantai di Bali atau destinasi pantai lainnya yang sudah sangat terkenal. 

Sehingga pengunjung pantai Balekambang ini bisa lebih leluasa dan tenang serta lebih nyaman menikmati pesona pantai, serasa memiliki pantai pribadi.

Ulasan Pantai Balekambang

Banyak juga yang bilang bahwa pantai Balekambang ini adalah Tanah Lot nya Jawa, karena pemandangan dan struktur landscape pantainya yang mirip dengan pantai Tanah Lot yang ada di Bali, yakni karena terdapatnya pura Amarta Jati di pulau Ismaya, 

Selain itu juga terdapat dua pulau yang lain yang dinamai sesuai nama tokoh pewayangan, yaitu pulau Wisanggeni dan pulau Anoman. 

Guna menjangkau pura Amarta Jati di pulau Ismaya pengunjung harus melewati jembatan yang menghubungkan bibir pantai Balekambang dengan pulau Ismaya tersebut. 

Terdapat pemandangan pepohonan yang rimbun menghijau dan udara yang sejuk sepanjang perjalanan menuju ke pantai Balekambang ini.

Lokasi dan Rute Pantai Balekambang

Nah buat yang tertarik mau mendatangi destinasi wisata pantai di Bantur ini maka bisa menggunakan kendaraan pribadi karena jalan menuju pantai Balekambang ini sudah beraspal, meski ada tanjakan dan belokan yang tajam yang patut diwaspadai saat berkendara. 

Lokasi Pantai Balekambang

Lokasi pantai Balekambang adalah 60 km selatan kota Malang, tepatnya berada di dusun Sumber Jambe, desa Srigonco, kecamatan Bantur, Malang, Jawa Timur.

Rute Menuju Pantai Balekambang

Terdapat dua rute yang bisa ditempuh untuk menuju pantai Balekambang ini, yakni rute Malang Kepanjen, atau rute Malang Bululawang, dengan melewati Gadang, Kendalpayak, hingga Gondanglegi lalu menuju Pagelaran, Bantur, desa Sri Goncor. 

Jika ingin menggunakan angkutan umum juga bisa, dari terminal Arjosari atau stasiun kota Malang, naiklah angkot jurusan Gadang, lalu dilanjutkan dengan angkot menuju ke Bantur, lalu dari Bantur bisa menggunakan ojek menuju ke pantai Balekambang.

Ongkos angkot rata-rata adalah tiga ribu Rupiah, dan kalau tidak ngetem, yakni menunggu penumpang hingga angkot penuh, terlalu lama bisa memakan waktu sekitar 15 menit per len atau per angkot, namun biasanya angkot atau len tersebut sering ngetem, sehingga perkiraan total waktu yang dibutuhkan dari Malang sampai Bantur adalah sekitar dua setengah jam dan biaya sekitar dua puluh ribu Rupiah. 

Namun jika dihitung-hitung jika berwisatanya secara berombongan maka akan lebih hemat jika menyewa mobil saja dari kota Malang untuk menuju lokasi pantai Balekambang, dan akan lebih nyaman juga.

Harga Tiket Masuk Pantai Balekambang

Tiket masuk ke pantai Balekambang cukup terjangkau, tidak lebih dari lima belas ribu Rupiah per orangnya. 

Dengan harga semurah itu pengunjung sudah bisa mengunjungi dua pantai sekaligus, yakni selain pantai Balekambang, juga ada pantai Regent. 

Pengelolaan pantai Balekambang adalah oleh PD Jasa Yasa, sedangkan pantai Regent dikelola oleh LMDH atau Lembaga Masyarakat Desa Hutan, sehingga biaya tiket tersebut akan dibagi menjadi dua, yakni sebesar tujuh ribu lima ratus Rupiah untuk masing-masing pihak pengelola pantai.

Terdapat tiga pulau yang dapat dikunjungi oleh wisatawan pengunjung pulau Balekambang, yakni pulau Ismaya dengan pura Amarta Jatinya, lalu ada pulau Anoman dan pulau Wisangeni yang bisa dikunjungi tanpa membayar lagi. 

Untuk biaya parkirnya bagi sepeda motor tarifnya adalah lima ribu Rupiah, ada juga jasa penitipan helm. 

Sedangkan tarif parkir untuk mobil pribadi atau mobil sewaan yang menunggu adalah sepuluh ribu Rupiah tanpa batasan waktu, seperti sekian jam dan lainnya. 

Adapun tarif parkir untuk bisa wisata adalah sebesar lima belas ribu Rupiah.

Aktivitas dan Fasilitas di Pantai Balekambang

Balekambang fasilitas yang tersedia sudah cukup lengkap dan memadai, mulai dari mushola, juga toilet umum yang cukup bersih dan memadai, guna membersihkan badan, membilas diri dari air laut dan lain sebagainya. 

Juga warung makan dan restoran dengan menu seafood atau menu yang lainnya, serta toko barang-barang souvenir, cinderamata untuk belanja oleh-oleh. 

Tempat parkir juga cukup luas, kantor informasi, pendopo, tempat lokasi perkemahan, bungalo hingga penginapan hotel dengan tarif yang relatif terjangkau berkisar antara seratus lima puluh ribu Rupiah hingga dua ratus ribu Rupiah per malamnya.

Adapun aktivitas yang dapat pengunjung lakukan di pantai cukup beragam pilihannya, selain memandangi keindahan pesona alam pantai, terutama saat sunset tiba, pengunjung juga bisa main air, menyusuri tepi pantai berjalan di atas pasir pantai yang putih, main layangan, membangun istana pasir, berselfie ria, hingga melakukan kegiatan berkemah di area lokasi yang sudah tersedia di pantai Balekambang, juga bisa melakukan flying fox yang tersedia saat hari Sabtu dan Minggu. 

Sambil menunggu sunset tiba dan setelahnya pengunjung juga bisa menginap di tempat penginapan sekitarnya, mulai dari area perkemahan hingga bungalow, vila dan hotel yang juga bisa dibooking atau dipesan terlebih dahulu sebelumnya secara online maupun offline. 

Taman bermain dan fasilitas outbond juga ada di pantai balekambang.

Ada juga fasilitas penyewaan ATV. ATV atau All Terrain Vehicle ial kendaraan beroda empat yang bisa berjalan dan digunakan di hampir segala medan, termasuk di pantai, salah satu jenis ATV adalah motor trail. 

Cukup banyak dan lengkap fasilitas dan aneka kegiatan aktivitas yang dapat pengunjung peroleh dan lakukan di destinasi wisata pantai Balekambang ini.

Event Menarik di Pantai Balekambang

Pada waktu-waktu khusus tertentu di Balekambang akan berlangsung even tertentu, yakni even yang terkait dengan momen wisata religi, seperti pada saat malam syuro atau saat perayaan nyepi tiba. 

Acara Malam Syuro

Pada saat malam syuro di bulan Muharram akan banyak pengunjung, kaum muslim dari Malang dan sekitarnya atau dari berbagai pelosok nusantara yang mendatangi lokasi Balekambang dan sekitarnya guna melakukan wisata religi ziarah ke makam Syaikh Abdul Jalil, seorang ulama dari Yogyakarta, yang lokasi makamnya dekat dengan pantai Balekambang, yakni hanya sekitar satu kilometer dari pulau Balekambang.

Acara Upacara Nyepi

Demikian pula saat Nyepi tiba, maka umat Hindu di Malang dan sekitarnya akan mengunjungi pulau Ismaya, guna melaksanakan upacara Jalanidhipuja. 

Upacara Jalanidhipuja ini secara khusus diadakan di Balekambang bagi umat hindu di Jawa yang akan melaksanakan upacara nyepi, Pengunjung lainnya selain pengunjung umat hindu juga tetap bisa mengunjungi pantai Balekambang. 

Namun sebagaimana juga pada hari-hari biasa lainnya, maka pengunjung wanita yang sedang mengalami haid atau sedang datang bulan, dilarang memasuki pura Amarta Jati yang terletak di pulau Ismaya di Balekambang.

Waktu Paling Ramai di Pantai Balekambang 

Pantai Balekambang paling sering dikunjungi saat akhir pekan, yakni hari Sabtu dan Minggu, sampai tukang ojek setempat terkadang sampai kewalahan melayani jumlah penumpang atau pemesan ojek yang membludak, lebih banyak jumlahnya daripada ketika saat hari-hari biasa. 

Demikian pula terlebih lagi pada saat akhir tahun ketika liburan tahun baru juga hari-hari libur lainnya, terutama saat liburan sekolah, atau saat pelaksanaan upacara keagamaan, sekitar bulan Maret, April, Mei. 

Atau saat ada penyelenggaraan event di pantai Balekambang, seperti pada saat malam satu syuro di bulan Muharram atau saat perayaan nyepi, bagi umat Hindu yang mengunjungi pulau Ismaya, tempat lokasi pura Amarta Jati di pulau Ismaya.

Peringatan Bahaya di Pantai Balekambang

Ada juga yang perlu diperhatikan saat mengunjungi destinasi wisata pantai Balekambang, yakni hindarilah waktu puncak musim kemarau atau saat musim ombak besar melanda pantai selatan, yakni sekitar bulan Juli hingga Agustus atau hingga November kadang-kadang. 

Selain mewaspadai ombak besar juga waspada saat musim ubur-ubur naik ke pantai dan juga saat landak laut atau saat banyak buku babi muncul, jangan sampai menyentuh atau menginjaknya, atau akan mengalami rasa sakit panas perih di bagian tubuh yang terkena atau menyentuh. 

Hindari berenang di laut, cukup nikmati saja pesona pemandangan yang ada, terutama saat sunset. 

Yang penting adalah selalu pantau dan cermati peringatan cuaca dari BMKG, guna merencanakan waktu kunjungan yang tepat. 

Satu hal lagi yang perlu diketahui bagi wisatawan wanita, ketika mau mengunjungi pantai Balekambang, yakni ketika mau mengunjungi pura Amarta Jati di pulau Ismaya, yakni ada larangan bagi wanita yang sedang datang bulan.

Penutup

Demikian pembahasan kita kali ini tentang Pantai Balekambang Malang - Ulasan, Rute, Harga Tiket, & Tips Berwisata saat mengunjungi tempat wisata pantai di Malang satu ini.

Posting Komentar untuk "Pantai Balekambang Malang - Ulasan, Rute, Harga Tiket, Event & Tips Berwisata"